Sinergi BRMP Mektan dan Dinas Pertanian Kutai Barat dalam Penguatan Kapasitas SDM Pertanian
Tangerang, 24/10/2025. Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoperasian, Perawatan, dan Penanganan Permasalahan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Kegiatan ini diikuti oleh tiga puluh peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian.
Bimtek ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung penerapan mekanisasi pertanian di daerah, sekaligus menjawab tantangan modernisasi pertanian di tengah menurunnya jumlah tenaga kerja dan meningkatnya kebutuhan pangan nasional. Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh perwakilan BRMP Mektan dan Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan kombinasi pembelajaran teori di dalam ruangan dan praktik lapangan. Pada sesi teori, narasumber dari BRMP Mektan menyampaikan materi mengenai pengenalan komponen dan fungsi utama alat dan mesin pertanian, prinsip kerja mekanisasi, serta manajemen pemeliharaan dan perawatan alat. Peserta juga diajak untuk memahami prinsip efisiensi bahan bakar, pengaturan beban kerja mesin, serta pentingnya keselamatan kerja dalam setiap tahapan operasional.
Tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis, para peserta juga berkesempatan langsung untuk mempraktikkan pengoperasian berbagai jenis alsintan seperti Traktor Roda Dua, Traktor Roda Empat, Power Thresher, dan Corn Sheller. Dalam praktik ini, peserta dilatih untuk melakukan pemeriksaan rutin, teknik perawatan sederhana, hingga penanganan awal jika terjadi gangguan teknis. Para pembimbing lapang dari BRMP Mektan memberikan bimbingan intensif agar setiap peserta benar-benar memahami cara kerja alat dan mampu menggunakannya dengan benar dan aman.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Dari hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, diketahui bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat rata-rata hingga 35 persen, menunjukkan efektivitas metode pelatihan yang diterapkan.
Selain mendapatkan pelatihan teknis, peserta juga mengikuti kunjungan lapang ke Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Industri dan Penyegar. Dalam kunjungan ini, peserta memperoleh pengetahuan tambahan mengenai budidaya dan pengolahan kopi serta kakao, serta dikenalkan pada teknologi reaktor biodiesel hybrid, inovasi energi terbarukan yang memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan bakar alternatif. Materi ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya integrasi antara sektor pertanian dan energi ramah lingkungan.
Kegiatan Bimtek ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya inovasi dan perawatan berkala dalam mendukung keberlanjutan alat dan mesin pertanian. Para peserta menyatakan bahwa mereka kini lebih percaya diri dan siap menjadi penggerak perubahan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, BRMP Mektan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Dengan meningkatnya kapasitas sumber daya manusia pertanian, diharapkan mekanisasi pertanian di Kutai Barat dapat terus berkembang, meningkatkan efisiensi kerja petani, serta memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di daerah. (TS/KAP)